Rabu, 27 Juni 2012

Berolahraga Mengurangi Kebiasaan Merokok ...


Riset dari University of Exeter mengungkapkan untuk pertama kalinya pada tahun 2009, bahwa perubahan dalam aktivitas otak yang dipicu oleh latihan fisik dapat membantu mengurangi ketagihan merokok.

Diterbitkan dalam jurnal Psychopharmacology oleh Kate Janse Van Rensburg PhD, studi ini menunjukkan bagaimana olahraga mengubah cara otak memproses informasi, sehingga mengurangi keinginan perokok terhadap nikotin. Untuk pertama kalinya, peneliti menggunakan pencitraan functional Magnetic Resonance Imaging (fMRI) untuk menyelidiki bagaimana otak memproses gambar rokok setelah olahraga.

Dikutip dari ScienceDaily, penelitian ini menambah bobot tubuh semakin bertambah, bukti bahwa olahraga dapat membantu mengelola kecanduan zat nikotin dan lainnya. Ini mendukung temuan penelitian sebelumnya, yang telah menunjukkan bahwa olahraga secara signifikan dapat mengurangi ketagihan nikotin pada perokok.

Sepuluh perokok diminta untuk berolahraga selama sepuluh menit, setelah 15 jam tidak menghisap nikotin. Mereka kemudian diberi scan fMRI ketika mereka diperlihatkan 60 gambar rokok. Beberapa gambar rokok biasanya akan mendorong keinginan perokok untuk merokok. Pada kesempatan kedua, kelompok yang sama diberikan fMRI scan dan diperlihatkan gambar yang sama tanpa melakukan olahraga. Mereka juga diminta untuk melaporkan keinginan mereka terhadap nikotin.

Gambar otak yang ditangkap oleh fMRI menunjukkan perbedaan antara dua kelompok ini. Mereka yang berolahraga tidak menunjukkan aktivitas tinggi dalam menanggapi gambar yang berhubungan dengan rokok. Para perokok ini juga melaporkan adanya keinginan rendah untuk merokok setelah berolahraga dibandingkan dengan ketika mereka tidak melakukannya.

Para peneliti tidak tahu persis apa yang menyebabkan hal ini. Salah satu saran adalah bahwa berolahraga meningkatkan suasana hati (melalui peningkatan dopamine) yang mengurangi keinginan merokok. Kemungkinan lain adalah bahwa olahraga menyebabkan pergeseran dalam aliran darah ke area otak yang kurang terlibat dalam mengantisipasi kesenangan yang dihasilkan oleh gambar merokok.

Penelitian sebelumnya oleh University of Exeter telah menyarankan bahwa olahraga dapat mengurangi ketagihan nikotin. Hasil dari serangkaian studi menunjukkan bahwa ketagihan merokok akan berkurang setelah berolahraga. Studi ini menunjukkan bahwa olahraga telah terbukti menjadi solusi bagi mereka yang sulit berhenti merokok. Ini adalah penelitian pertama kali dengan menyelidiki aktivitas otak.

Ini dapat menjadi alternatif untuk mereka yang menggunakan obat farmasi untuk membantu berhenti dari rokok. Berolahraga dengan berjalan dan jogging sepuluh atau lima belas menit, dapat membantu perokok menghentikan kebiasaan merokok. Tentu saja banyak manfaat lain dari gaya hidup yang lebih aktif, termasuk meningkatkan kebugaran fisik, penurunan berat badan dan perbaikan suasana hati.

Kamis, 19 April 2012

Mengagumi Tanpa Di Cintai ...



Desah nafas yang tak pernah lepas dari kerinduan,
melibatkan antara hatiku dan hatimu,
selama ini aku hanya dapat memandang mu dari kejauhan,
tanpa tahu kau akan membalas pandangan ku,
mengurai air mata membuatku jadi semakin takut...

Takut ku kau jauhi ku,
takut ku kehilangan mu,
takut ku mengenalimu,
dan takut ku memendam rasa cinta ini kepada mu...

Maaf kan aku yang selalu bersembunyi dari pandangan mu,
karena aku hanya ingin melihatmu bersanding bersama seseorang pilihan hatimu,
dan aku hanya ingin menyimpan rasa yang indah ini tuk' selamanya...

Sabtu, 31 Maret 2012

Cinta Menurut Psikologi ...


Bila Anda ingin tahu apa itu cinta dari segi psikologi, maka Anda berada di tempat yang tepat. Sebagian dari Anda bisa saja memiliki pemaknaan tersendiri tentang cinta, namun cinta dalam psikologi akan lebih membantu Anda dalam memahami cinta secara lengkap.

Triangular Theory of Love adalah sebuah teori yang membahas makna, aspek dan jenis-jenis cinta. Teori ini dikemukakan oleh Sternberg dalam jurnal Psychological Review yang berjudul “A triangular theory of love” pada tahun 1986.

Cinta, menurut Teori Segitiga Sternberg, terdiri dari tiga aspek: keintiman, gairah, dan komitmen. Cinta yang sempurna adalah cinta yang memenuhi dari ketiga aspek tersebut. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing aspek.

Gairah (passion) cenderung terjadi pada awal hubungan, relatif cepat dan kemudian beralih pada tingkat yang stabil sebagai hasil pembiasaan.

Keintiman (intimacy) relatif lebih lambat dan kemudian secara bertahap bermanifestasi sebagai meningkatkan ikatan interpersonal. Perubahan keadaan dapat mengaktifkan keintiman, yang dapat menyebabkan intimacy menurun atau justru semakin naik.

Komitmen (commitment) meningkat relatif lambat pada awalnya, kemudian berjalan cepat, dan secara bertahap akan menetap. Ketika hubungan gagal, tingkat komitmen biasanya menurun secara bertahap dan hilang.

Berdasarkan ketiga aspek tersebut, ternyata tidak semua orang memenuhi syarat sebuah cinta yang sempurna. Bisa saja mereka hanya memenuhi satu atau dua dari tiga aspek tersebut. Bagaimana bila hanya terpenuhi satu atau dua aspek? Stenberg membagi cinta dalam beberapa jenis berdasarkan aspek mana yang terpenuhi. Berikut adalah jenis cinta atau tipe cinta yang dikemukakan oleh Stenberg.


1. Menyukai (Liking) dalam hal ini tidak diartikan dengan sepele. Sternberg mengatakan bahwa
menyukai dalam hal ini adalah ciri persahabatan sejati, di mana seseorang merasakan keterikatan, kehangatan, dan kedekatan dengan yang lain tetapi tidak intens dalam hal gairah atau komitmen jangka panjang. Syarat adanya sifat menyukai adalah terpenuhinya intimacy.

2. Cinta gila (Infatuated love) sering dirasakan sebagai “cinta pada pandangan pertama.” Tapi tanpa aspek keintiman dan komitmen pada cinta, cinta gila mungkin akan menghilang tiba-tiba. Syarat adanya cinta gila adalah munculnya intimacy dan commitment.

3. Cinta kosong (Empty love). Kadang-kadang, cinta muncul tanpa ada perasaan keintiman dan gairah dan itu disebut dengan cinta kosong. Tipe cinta ini hanya ada perasaan untuk berkomitmen tanpa ada keintiman dan gairah diatara mereka. Biasanya ini muncul ketika ada budaya perjodohan dan sering diawali dengan tipe cinta kosong.

4. Cinta romantis (romantic love). Mereka yang memiliki cinta romantis akan terikat secara emosional (seperti pada nomer 1) dan adanya gairah satu sama lain. Syarat adanya cinta romantis adalah munculnya intimacy dan passion (gairah).

5. Pasangan cinta (Companionate love) sering ditemukan dalam pernikahan, di mana gairah sudah tidak nampak lagi, tetapi kasih sayang yang mendalam dan komitmen masih tetap ada. Companionate love umumnya merupakan hubungan antara Anda dengan seseorang yang hidup bersama, tetapi tanpa hasrat seksual atau fisik. Ini lebih kuat dari persahabatan karena dalam hubungan ini ada unsur komitmen. Salah satu contoh cinta yang ada dalam sebuah keluarga adalah bentuk companionate love, juga mereka yang menghabiskan banyak waktu bersama namun tidak ada hubungan seksual dan gairah disana.

6. Cinta bodoh (Fatuous love) dapat dicontohkan saat pacaran dan pernikahan dalam kerenggangan,
di mana cinta masih ada komitmen dan gairah, tanpa ada pengaruh keintiman seperti keterikatan, kehangatan, dan kedekatan.

7. Cinta yang sempurna (Consummate love) adalah bentuk lengkap dari sebuah cinta. Ini adalah tipe yang ideal dan banyak orang ingin mencapainya. Sternberg mengingatkan, mempertahankan cinta yang sempurna mungkin lebih sulit daripada mencapainya. Cinta yang sempurna mungkin tidak permanen. Misalnya, jika gairah hilang dari waktu ke waktu, mungkin berubah menjadi cinta companionate.

Keseimbangan antara tiga aspek Sternberg yaitu intimacy, passion dan commitment dalam cinta cenderung bergeser dan dinamis. Pengetahuan tentang aspek cinta dapat membantu pasangan menghindari masalah dalam hubungan mereka. Nah, anda termasuk yang mana? (mba)


Selasa, 20 Maret 2012

Hipnoterapi Sebagai Motivasi Persiapan Ujian Nasional ...


Semarang, Hipnoterapi ternyata bukan hanya bisa dilakukan untuk menangani masalah gangguan psikologi, namun juga bisa dipraktekkan dalam persiapan Ujian Nasional (UN). Salah satu sekolah yang menerapkannya adalah SMA Sint Louis Semarang.

Sebanyak 128 siswa kelas XII mengikuti program hipnoterapi yang diasuh oleh Hypnomorphosis Unika Soegijapranata, Sabtu (10/3) di sekolah tersebut. Pihak sekolah mengaku, selain menggelar latihan dan penjajakan soal, mereka juga perlu menumbuhkan sugesti positif bagi siswanya dalam menghadapi UN pada April mendatang.

Hipnoterapi diberikan agar siswa dapat fokus dalam berpikir dan mencerna soal UN. Tim hipnoterapi melatih mereka melakukan konsentrasi pikiran dan keyakinan dengan metode Learn Stage Hipnotist, yaitu membangkitkan kemampuan yang dimiliki siswa melalui sugesti.

Teknik ini dilakukan dengan mengajak siswa untuk melakukan konsentrasi pada sebuah objek atau masalah yang dihadapinya.

Aris Dwi Arya Nugraha, Ketua Hypnomorphosis Unika Soegijapranata mengatakan, kegiatan ini bermanfaat dalam membuang hal-hal negatif dan meningkatkan sifat positif, baik dari dalam pikiran maupun perasaan mereka.

“Kami mencoba tanamkan poin-poin penting dalam empat tahap untuk bisa mencapai kesuksesan diantaranya, iman, fisik, skill/kemampuan, dan perasaan/psikis. Sedangkan, pada proses afirmasi atau membawa mereka ke alam bawah sadar itu untuk menggali emosi yang terpendam agar bisa terlepas dari emosi negatif,” jelasnya.

Alice Chen (18), salah satu siswa mengaku, ia sadar untuk belajar dan berusaha lebih baik lagi karena peran orang tua selama ini sangat besar baginya.

“Setelah mengikuti hipnoterapi ini saya jadi sadar bahwa orang tuaku sangat sayang kepada saya, sehingga saya harus membuat bangga mereka dengan sukses di UN nanti,” ungkapnya.

Sementara itu, Yustina Nunung, Guru Bimbingan Konseling (BK) SMA Sint Louis, mengatakan bahwa pemberian motivasi menjadi penting untuk menghadapi UN agar mereka siap secara mental.

“Setiap anak bisa memiliki motivasi agar bisa meraih kelulusan saat UN nanti,” katanya.

Kegiatan ini dilakukan setiap tahun menjelang UN dan keberhasilan anak dalam UN bukan hanya tergantung kemampuan dalam pelajaran, namun juga motivasi mereka agar mau untuk terus belajar.

Selasa, 07 Februari 2012

Ada Apa di Balik Mimpi...?


Di mana Anda dapat merasakan rasanya terbang? Pergi ke masa lalu? Pergi ke suatu tempat wisata yang sangat indah? Atau bertemu dengan idola Anda? Semua dapat saja terjadi dalam mimpi. Anda akan merasakan perasaan yang sangat nyata kala bermimpi. Mengapa kita bermimpi? Apa yang terjadi saat bermimpi?


Bagaimana Proses Sebuah Mimpi?
Mimpi berkaitan erat dengan tidur. Terjadinya mimpi dan apa yang diimpikan kadangkala menjadi pertanyaan yang membuat penasaran, sehingga ada baiknya Anda mengetahui apa yang terjadi saat kita tidur.

Setiap tertidur, umumnya kita pasti bermimpi. Dalam jangka waktu tidur 8 jam, rata-rata seseorang mengalami mimpi selama 100 menit. Hanya saja, kebanyakan dari mimpi yang terjadi tidak diingat. Ada sekitar 95% mimpi yang tidak diingat. Mimpi terjadi pada saat tidur REM (Rapid Eye Movement) dari suatu siklus tidur. Sedangkan mimpi yang kita ingat biasanya mimpi yang terjadi beberapa saat sebelum bangun dari tidur.


Mengapa Bermimpi?
Yang menyebabkan kita mengalami mimpi adalah otak. Sebagai pusat dari aktivitas, otak selalu mendapat pesan dari panca indera dan mengatur kegiatan apa yang akan dilakukan pada waktu tidak tidur. Misalnya otak menerjemahkan warna dinding coklat, otak membantu mengenali rasa dari makanan yang dimakan, dan masih banyak lagi berbagai peran lainnya dari otak.

Pada saat tertidur, panca indera dari tubuh Anda tidak bekerja, tetapi otak tetap bekerja, bahkan otak akan lebih aktif saat kita bermimpi daripada saat kita terbangun dan beraktivitas. Oleh karena itu, otak dapat menciptakan gambaran-gambaran berupa imajinasi tanpa ada peranan panca indera. Inilah mimpi.

Uniknya, pada saat bermimpi, otot-otot dalam keadaan tidak aktif sehingga mencegah kita memerankan apa yang dialami dalam mimpi. Walaupun, mimpi tampak sangat nyata tetapi dengan tidak berfungsinya otot membantu agar kita tidak menciderai diri sendiri atau orang lain.


Mimpi Apa Semalam?
Apa yang menyebabkan saya bermimpi seperti itu? Mungkin itu pertanyaan yang ada di benak Anda saat bermimpi tentang sesuatu. Apa yang akan kita mimpikan bergantung pada beberapa hal. Kesan dan hal yang sangat membekas dalam ingatan kita ketika tidak tidur dapat menjadi salah satu faktor. Rutinitas yang kita jalani juga dapat menyebabkan hal yang akan kita mimpikan. Misalnya, pekerjaan kantor yang berat membuat kita bermimpi tentang pekerjaan.

Kadangkala, kita mendapatkan mimpi mengenai solusi dari persoalan yang dihadapi. Misalnya, kita bermimpi tentang jawaban suatu soal ujian. Hal ini merupakan bukti bahwa pada saat tidur, proses berpikir tetap dapat berlangsung.

Mimpi yang sering dianggap sebagai bunga tidur memang merupakan sesuatu yang unik yang menyertai tidur. Kegiatan tidur sendiri sangat penting untuk memerbaiki sel-sel tubuh, membuang zat-zat yang tidak berguna bagi tubuh dan memulihkan otak. Reorganisai otak berlangsung dan kegiatan memerbaiki mental saat tidur mimpi atau tidur REM. Itulah sebabnya, jika Anda kurang tidur, pikiran terasa kacau. Maka, tidur dan mimpi dapat menyegarkan pikiran Anda. Selamat tidur yang nyenyak dan menikmati mimpi indah Anda!

Kaki Sempurna Tanpa Varises ...


Varises merupakan salah satu musuh wanita. Penampakannya yang tidak diinginkan berupa tonjolan biru yang berbelok-belok sangat mengganggu penampilan. Khususnya, bagi wanita yang dalam kesehariannya sering menggunakan rok atau celana pendek, hal ini akan merusak rasa percaya diri. Selain merusak penampilan, varises juga menimbulkan gejala yang mengganggu. Bagaimana mencegah dan solusi penyembuhan untuk varises?

Apa itu Varises?


Varises terjadi sewaktu katup-katup pembuluh darah bocor. Penyebab katup pembuluh darah bocor karena predisposisi genetik atau karena berat badan seseorang terlalu berat, atau penyebab lainnya saat seorang wanita sedang hamil dan perutnya mulai membesar. Penyebab lain karena berdiri dalam waktu yang lama. Sewaktu katup-katup ini gagal, darah membentuk kolam di bawah mereka, menyebabkan pembuluh darah balik atau vena membengkak atau menonjol dan menjadi apa yang kita kenal sebagai varises.

Varises terjadi karena adanya pelebaran dan kurangnya keelastisan pada pembuluh darah balik atau pembuluh darah vena yang berfungsi membawa darah yang kotor dari seluruh tubuh kembali ke jantung. Pelebaran pembuluh darah ini biasanya disebabkan karena adanya kelainan pada katup jantung sehingga darah tidak dapat mengalir ke jantung dan akibatnya terkumpul pada pembuluh darah dan membentuk tonjolan.

Pembuluh darah yang terlihat menonjol merupakan hal yang tampak pada penderita varises yang biasa muncul di betis walaupun sebenarnya hal ini bisa muncul di mana saja. Misalnya di anus yang juga dapat menyebabkan wasir.

Penyebab Varises

Sebagian besar penyebab varises dikarenakan faktor keturunan atau faktor genetik. Faktor keturunan adalah dinding pembuluh darah dan katup yang tidak sempurna. Faktor genetik ini agak sulit disembuhkan. Hormon yang ada pada wanita juga dapat menyebabkan timbulnya varises, itulah sebabnya sebagian besar varises dialami oleh wanita. Pada wanita hamil, resiko ini semakin bertambah karena adanya penambahan hormon pada masa tersebut. Hormon wanita juga dapat dipicu karena mengkonsumsi pil kontrasepsi.

Tidak hanya karena faktor gen, hal lain yang menyebabkan terjadinya varises antara lain kebiasaan, gaya hidup dan aktivitas sehari-hari dapat menyebabkan timbulnya varises. Berat badan yang berlebih, berdiri terlalu lama, jarang berolahraga dan merokok dapat memicu terjadinya varies.

Selain mengganggu penampilan, varises juga menimbulkan rasa tidak nyaman. Misalnya cepat lelah, terasa berat, rasa nyeri, dan pada beberapa kasus dapat menyebabkan kram pada malam hari.

Mencegah Varises



Jika Anda mengalami varises atau memiliki keturunan keluarga yang menderita varises, Anda dapat melakkukan cara-cara berikut untuk mencegah timbulnya varises sekaligus mengurangi keluhan akibat varises:

Jaga berat badan tetap ideal
Berat badan yang belebih dapat membuat kaki menahan beban yang berat sehingga beresiko mengalami varises.

Jangan berdiri dan duduk diam lterlalu lama.
Berdiri terlalu lama dapat menyebabkan pelebaran pada pembuluh darah. Begitu juga jika duduk terlalu lama, sebaiknya diselingi dengan berjalan kaki.

Gunakan kaos kaki
Jika Anda memiliki gen penyebab varises, sebaiknya gunakan kaos kaki elastis, jika mungkin, pakailah kaus kaki panjang yang mencapai lutut. Penggunaan kaos kaki khususnya diperlukan saat berada di ketinggian seperti saat berjalan-jalan di pegunungan atau saat naik pesawat.

Hindari pakaian dalam yang terlalu ketat
Pakaian yang terlalu ketat dapat menghambat sirkulasi darah ke jantung.

Lakukan olahraga yang sesuai
Olahraga ringan seperti berjalan, jogging atau bersepeda dapat menguatkan dinding pembuluh darah vena dan melancarkan peredaran darah. Sedangkan, olahraga yang menyebabkan kontraksi otot yang mendadak dan berat seperti angkat beban sebaiknya dihindari.

Konsumsi vitamin C
Vitamin C sangat bermanfaat untuk menguatkan dinding pembuluh darah, maka konsumsi yang cukup dapat mencegah pelebaran pembuluh darah.

Letakkan posisi kaki lebih tinggi pada saat tidur
Agar darah dapat lebih lancar menuju jantung, saat tidur bisa meletakkan kaki diatas bantal atau ditempelkan di dinding dengan posisi lebih tinggi dari kepala. Hal ini khususnya dapat dilakukan jika telah terjadi pembengkakan akibat pembuluh darah yang menonjol.

Mengobati Varises


Pengobatan dan teknik penyembuhan varises ada beberapa macam. Misalnya dengan beberapa cara berikut ini:

Mengkonsumsi suplemen yang dapat menguatkan dinding pembuluh darah dan keelastisannya.

Menggunakan kaos kaki elastis sampai paha yang dapat membantu menekan pembuluh vena.

Sclerotherapy yaitu memasukkan sejenis larutan garam ke dalam pembuluh darah yang mengalami pelebaran.

Endovenous Laser Therapy yaitu mengobati varises dengan cara memasukkan kawat ke dalam pembuluh darah. Kawat dimasukkan dari lutut sampai selangkangan kemudian dilakukan pemanasan.

Pembedahan yang biasa dilakukan untuk kasus yang sudah parah.

Varises memang merupakan masalah bagi wanita karena mayoritas kasusnya menimpa wanita. Tetapi, bukan berarti hal ini tidak bisa dicegah, bahkan jika varises disebabkan oleh faktor keturunan. Dengan konsumsi makanan yang baik dan gaya hidup yang benar, Anda dapat mencegah varises muncul pada tubuh Anda.